https://gowa.times.co.id/
Berita

RS KORPRI Pura Raharja Surabaya Resmi Jadi Aset KORPRI Pemprov Jatim

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:51
RS KORPRI Pura Raharja Surabaya Resmi Jadi Aset KORPRI Pemprov Jatim Gubernur Khofifah saat peluncuran RS KORPRI Jatim Pura Raharja, perkuat layanan kesehatan berkualitas dan terintegrasi, Jumat (9/1/2026).(Dok.Humas Pemprov Jatim)

TIMES GOWA, SURABAYA – Gubernur Jatim (Jawa Timur) Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara tasyakuran Rumah Sakit (RS) KORPRI Jatim Pura Raharja, Jalan Pucang Adi Surabaya, Jumat (9/1/2026) sore. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga meluncurkan RS KORPRI Pura Raharja Provinsi Jawa Timur sebagai aset KORPRI Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Peluncuran ditandai dengan penarikan kain penutup papan aset RS KORPRI Pura Raharja oleh Gubernur Khofifah.

Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, CEO RS KORPRI Pura Raharja Prof. dr. Joni Wahyuhadi, serta Direktur RS KORPRI Pura Raharja dr. Makhyan Jibril Al-Farabi.

Sebagai wujud rasa syukur, Gubernur Khofifah juga menyerahkan secara simbolis satu unit mobil ambulans kepada CEO RS KORPRI Pura Raharja untuk mendukung operasional pelayanan kesehatan.
 
"Alhamdulillah, pada sore hari ini, kita melaksanakan tasyakuran Rumah Sakit KORPRI Pura Raharja. Jadi artinya, kalau kita bersyukur, mudah-mudahan kenikmatan kita ditambahkan oleh Allah SWT," ujarnya.

RS KORPRI Pura Raharja merupakan institusi pelayanan kesehatan yang telah mengantongi izin pendirian sejak 1990 dan awalnya berada di bawah naungan Yayasan Bhineka Karya.

Seiring perkembangan kedudukan hukum, Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Timur telah menerima penyerahan aset dan pengelolaan dari yayasan, termasuk kewenangan atas izin pendirian bangunan serta pemanfaatan lahan.

Dengan demikian, Perkumpulan Abdi Negara Jawa Timur kini secara resmi menjadi pemegang izin operasional RS KORPRI Pura Raharja untuk periode 2021–2026.

"Saya rasa apa yang kita lakukan adalah kita melakukan layanan medis secara lebih integratif dan terorganisir. Dan kita bersama-sama ingin memberikan apresiasi kepada semua pendiri Rumah Sakit ini, yakni KORPRI yang kemudian didedikasikan untuk masyarakat," ungkap Khofifah.

Dalam kesempatan ini, Khofifah menilai kehadiran RS KORPRI Pura Raharja sebagai bentuk amal jariyah KORPRI yang manfaatnya akan terus mengalir. Ke depan, rumah sakit ini diharapkan dapat terus tumbuh dan berkembang secara profesional

"Insyaallah, ini jariyah KORPRI yang dulu sempat urunan hingga berdirilah rumah sakit ini. Sekarang akan ada proses bagaimana audit dari bangunan, keuangan, maupun audit dari peralatan yang selanjutnya adalah untuk kebaikan kita semua," jelasnya.

RS-KORPRI-Jatim-2.jpg

Peluncuran RS KORPRI Pura Raharja juga dihadiri sejumlah delegasi luar negeri, di antaranya Konsulat Jenderal Amerika Serikat Christopher Green, Wakil Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok Zhang Yusen, serta Konsul Kehormatan India untuk Jawa Timur Manoj Bhat.

Kehadiran para perwakilan tersebut menunjukkan bahwa meski berdiri di atas lahan yang relatif terbatas, RS KORPRI Pura Raharja mampu memberikan dampak dan perhatian hingga level internasional.

Saat Ini, RS KORPRI Pura Raharja didukung 239 pegawai yang terdiri atas 40 dokter, 95 karyawan tetap, 74 karyawan kontrak, dan 30 karyawan outsourcing. 

Gubernur Khofifah menyempatkan diri meninjau RS KORPRI Pura Raharja sambil menyapa para tenaga kesehatan dan pasien. Beberapa lokasi yang dikunjunginya meliputi ruang pendaftaran pasien di lantai pertama, Pelayanan Rawat Jalan (Poli) di lantai kedua, dan Pelayanan Rawat Inap di lantai ketiga.

Selain itu, juga turut memberikan santunan kepada 10 anak yatim dan bantuan sembako kepada 20 warga kurang mampu sekitar RS Korpri Pura Raharja. Sembako yang diberikan berupa 3 kg beras Jatim Cettar, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 550 gram kecap manis, 2 kaleng 155 gram sarden, serta 4 bungkus mi instan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono turut bangga dengan peluncuran ini. Ia pun menyampaikan bahwa Dewan Pengurus KORPRI Jawa Timur merupakan satu-satunya dewan KORPRI di Indonesia yang memiliki rumah sakit sendiri.

"Sekarang, yang berubah tentu di tingkat top management nya. Tidak ada cut off. Tapi, semenjak selesai dalam proses perjalanan panjang ini, yang pertama kami lakukan adalah audit bangunan," ungkapnya.

Ke depan, RS KORPRI Pura Raharja akan melakukan pengembangan. Termasuk pembangunan gedung rawat jalan di dua kavling yang dimiliki serta penataan sistem perparkiran.

"Yang paling penting ini adalah pengembangannya. Hampir semua dokter-dokter yang di sini adalah legend, termasuk dr. Joni. Selanjutnya, kita akan menaikkan statusnya menjadi rumah sakit umum tipe C dengan program unggulan layanan kesehatan ibu dan bayi," jelas Adhy.

"Kami izin tidak merepotkan APBD. Karena Bu Yuyun selaku Sekretaris KORPRI sudah menghitung untuk kebutuhan awal sehingga teman-teman KORPRI sudah sangat ikhlas ketika kas dari KORPRI digunakan dulu untuk pengembangan pertama ini," katanya. (*)

Pewarta : Lely Yuana
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Gowa just now

Welcome to TIMES Gowa

TIMES Gowa is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.