TIMES GOWA, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara terbuka mengungkap strategi utama pemerintah dalam upaya menghapus kemiskinan dan kelaparan di Indonesia. Menurut Prabowo, kunci dari pembangunan kesejahteraan nasional terletak pada kemampuan bangsa dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026). Dalam sambutannya yang disiarkan secara virtual melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan fondasi utama untuk mengangkat derajat hidup masyarakat.
“Pembangunan suatu bangsa terletak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi,” tegas Prabowo di hadapan para tamu undangan.

Menurut Prabowo, tidak ada jalan pintas untuk mencapai kemajuan bangsa selain berinvestasi serius pada pendidikan dan pengembangan fasilitas pendukungnya. Ia menilai negara yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi akan memiliki daya saing tinggi serta mampu membangun peradaban yang maju.
Prabowo menjelaskan, ketika sebuah bangsa telah mencapai tingkat peradaban yang tinggi, negara tersebut akan mampu menciptakan kesejahteraan secara merata bagi rakyatnya. Kesejahteraan inilah yang menjadi kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan dan kelaparan yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

“Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita bisa mencapai peradaban yang tinggi. Dengan demikian kita dapat memberi kesejahteraan kepada rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Ia menambahkan, kesejahteraan yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan, tetapi juga kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. Pendidikan yang baik, akses kesehatan yang layak, serta kesempatan kerja yang luas diyakini akan membuat masyarakat hidup dalam kondisi yang lebih baik dan bermartabat.
“Pada akhirnya, kita bisa memberi kualitas hidup kepada seluruh rakyat Indonesia untuk hidup dalam kondisi yang baik, hidup lepas dari kemiskinan dan kelaparan,” lanjutnya.
Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang sendiri menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas. Prabowo menilai sekolah unggulan seperti Taruna Nusantara memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda berkarakter, berdisiplin, dan unggul secara akademik.
Dengan pembangunan dan pengembangan institusi pendidikan di berbagai daerah, Prabowo optimistis Indonesia dapat mempercepat transformasi sumber daya manusia. Ia meyakini, penguatan sektor pendidikan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi akan menjadi motor utama dalam mewujudkan Indonesia yang sejahtera, berdaulat, dan bebas dari kemiskinan serta kelaparan. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Prabowo Ungkap Strategi Hapus Kemiskinan dan Kelaparan, Kunci Ada di Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
| Pewarta | : Imadudin Muhammad |
| Editor | : Imadudin Muhammad |